BREAKING

Fraksi Gerindra Apresiasi Kinerja, Namun Tekankan Perbaikan Menyeluruh untuk Padang Pariaman

DPRD Kabupaten Padang Pariaman
Penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Padang Pariaman (doc. Red)

Lantera.co.id, Padang Pariaman – Dalam sidang penyampaian pandangan umum terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Padang Pariaman Tahun Anggaran 2025 di ruang rapat DPRD, Jumat (13/3/2026), Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra, Zulkifli, menyampaikan penilaian mulai dari apresiasi atas langkah yang diambil hingga catatan rinci serta saran perbaikan bagi pemerintah kabupaten.

 

Secara umum, Fraksi menilai pemerintah telah berupaya menjalankan rencana pembangunan sesuai dokumen perencanaan, mencakup seluruh urusan wajib maupun pilihan sesuai kewenangan daerah.

 

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan. Meski demikian, kami menilai masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam kualitas pelayanan, efektivitas program, serta pengelolaan keuangan yang lebih optimal,” tegas Zulkifli.

 

Mengenai pengelolaan keuangan, ia menegaskan APBD telah ditetapkan dan disesuaikan sesuai kebutuhan pembangunan. “Penggunaan anggaran harus berpegang teguh pada transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas, serta dikelola dengan disiplin agar terhindar dari pemborosan,” tambahnya.

 

Fraksi menyoroti dua hal penting: penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ketepatan sasaran belanja. “PAD adalah indikator kemandirian fiskal. Pemerintah harus terus berinovasi menggali potensi di pariwisata, perdagangan, aset daerah, serta pajak dan retribusi. Sementara belanja harus fokus langsung pada kesejahteraan: infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” jelas Zulkifli.

 

Terkait pembangunan fisik, apresiasi diberikan namun disertai catatan aspirasi warga. “Kami menerima banyak keluhan soal jalan kabupaten, irigasi pertanian, fasilitas nagari, dan pelayanan umum yang belum memadai. Oleh karena itu, pembangunan yang menopang ekonomi di pedesaan dan kawasan pertanian harus jadi prioritas utama,” ujarnya.

 

Untuk pelayanan publik yang dinilai sebagai cermin keberhasilan pemerintahan, Zulkifli mendorong pembaruan sistem. “Perlu peningkatan kemampuan aparatur, penyederhanaan prosedur, dan pemanfaatan teknologi. Harapannya seluruh instansi bisa melayani dengan cepat, transparan, dan peka terhadap kebutuhan warga,” katanya.

 

Sementara pada aspek ketahanan daerah dan bencana, ia memuji kerja sama lintas pihak namun mengingatkan pemerataan. “Sinergi dengan TNI, Polri, dan masyarakat sudah baik. Namun bantuan harus disalurkan adil dan merata, tak boleh ada yang terabaikan. Ke depan, mitigasi dan kesiapsiagaan harus makin diperkuat,” ungkapnya.

 

Sebagai penutup, Zulkifli merangkum lima rekomendasi utama hasil kajian fraksi:

 

1. Tingkatkan efektivitas program agar manfaatnya nyata dirasakan masyarakat;

2. Jadikan optimalisasi PAD sebagai prioritas kemandirian fiskal;

3. Terus utamakan pembangunan infrastruktur dasar penunjang ekonomi;

4. Lakukan peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan;

5. Perkuat koordinasi antar instansi agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif.*(Red)

6. #LKPJ_2025 #Fraksi_Gerindra #Zulkifli #DPRD_Padang_Pariaman #Pembangunan_Daerah

Posting Komentar