BREAKING

Lewat Program SAGA SAJA PLUS, 14 Mahasiswa Kota Pariaman Dilepas Berangkat Menimba Ilmu ke Pulau Jawa

Pemerintah Kota Pariaman melepas keberangkatan 14 orang mahasiswa penerima beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana Plus ke perguruan tinggi di pulau jawa, pada kamis (13/8)

Lantera, Pariaman — Sebanyak 14 orang mahasiswa penerima beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana Plus atau yang disingkat SAGA SAJA PLUS tahun anggaran 2026, resmi dilepas keberangkatannya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Pulau Jawa. Acara pelepasan digelar di halaman Balaikota Pariaman pada Kamis (13/8/2026), dan dipimpin langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Elfis Candra, yang mewakili Wali Kota Pariaman, Yota Balad.

 

Para mahasiswa tersebut nantinya akan menempuh pendidikan di tiga perguruan tinggi yang cukup bergengsi, yaitu Telkom University Bandung, Institut Teknologi Perusahaan Listrik Negara (ITPLN) Jakarta, serta Universitas Nasional Pasim (UNAS PASIM) Bandung.

 

Perlu diketahui, program SAGA SAJA PLUS ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah melalui pemberian bantuan biaya pendidikan bagi warga Kota Pariaman yang berasal dari keluarga kurang mampu, dan tercatat secara resmi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan adanya program ini, diharapkan kendala biaya tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

 

Dalam arahannya, Elfis Candra menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan semangat dari Wali Kota Yota Balad kepada para mahasiswa beserta keluarga yang hadir. Beliau menjelaskan bahwa ke-14 orang ini adalah mereka yang telah berhasil bersaing dan lolos dari serangkaian proses seleksi ketat yang sebelumnya difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman.

 

“Ke-14 orang yang berangkat hari ini merupakan lulusan terbaik yang telah lolos seleksi dari sekian banyak anak-anak Kota Pariaman dari keluarga yang kurang mampu yang mengikuti tes pendidikan yang sebelumnya telah dilaksanakan,” ujar Elfis.

 

“Anak-anak semua adalah harapan orang tua dan keluarga untuk bisa merubah nasib menjadi lebih baik ke depannya. Jadi jangan sia-siakan kesempatan bagus ini, belajarlah dengan baik, jadilah manusia tangguh yang berkualitas dan siap bersaing dengan dunia luar, karena prestasi akademik dan keterampilan yang dimiliki akan menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan yang layak serta membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” tegasnya kembali.

 

Kegembiraan dan rasa syukur turut dirasakan oleh para orang tua maupun mahasiswa penerima beasiswa. Salah satunya adalah Gusridawati, warga Desa Bungo Tanjuang, Kecamatan Pariaman Timur, ibu kandung dari Juwita yang berangkat kuliah ke Telkom University. Menurutnya, tanpa adanya bantuan dari pemerintah daerah, sangat sulit bagi anaknya untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

 

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Pariaman. Jika tidak ada program ini, belum tentu anak saya bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkap Gusridawati dengan penuh haru.

 

Sementara itu, Juwita yang diterima di Jurusan Sistem Informasi Telkom University Bandung pun menyampaikan janjinya untuk belajar dengan tekun agar hasilnya nanti tidak mengecewakan semua pihak yang telah membantu.

 

“Saya sendiri tidak menyangka bisa lolos dan kuliah di Telkom University yang kita ketahui masuk ke sana sangat sulit dan butuh biaya besar. Saya berjanji akan belajar rajin dan meraih prestasi, agar tidak mengecewakan orang tua serta Pemerintah Kota Pariaman yang telah membantu kami semua,” ulas Juwita.*(Afril)



#Beasiswa_Pariaman #Saga_Saja_Plus #Pendidikan_Kota_Pariaman #Satu_Keluarga_Satu_Sarjana

Posting Komentar