Isu Pemberhentian Anggota PKK Viral di Medsos, Wali Nagari Kuranji Hulu Klarifikasi: Itu Tidak Benar
![]() |
| Wali Nagari Kuranji Hulu Salman Hardani Tanggapi Isu yang viral di media sosial senin (31/8) |
Lantera, Padang Pariaman — Nama Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, belakangan ini menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Pasalnya, beredar unggahan yang menyebutkan adanya pemecatan salah satu anggota TP PKK Nagari Kuranji Hulu atas intervensi pihak Bamus Nagari. Kabar itu menyebar cepat di Facebook dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Namun, setelah ditelusuri langsung ke lokasi pada hari Senin, (31/8/2026) fakta yang ditemukan ternyata berbeda dari yang beredar di dunia maya.
Sebelum isu itu muncul, TP PKK Nagari Kuranji Hulu justru dikenal sangat aktif dan solid. Berbagai kegiatan gotong royong serta keikutsertaan dalam lomba mulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi telah menghasilkan banyak prestasi. Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh anggota, Wali Nagari Kuranji Hulu, Salman Hardani, ST., Dt. Rajo Harimau, mengajak para pengurus untuk melakukan kunjungan wisata ke luar daerah dengan biaya iuran swadaya. Tujuannya jelas: mempererat tali persaudaraan sekaligus mempelajari kemajuan daerah lain sebagai bahan perbandingan untuk pembangunan nagari sendiri.
Namun, di tengah proses persiapan perjalanan tersebut, muncul perbedaan pandangan terkait pengelolaan anggaran yang dibahas dalam grup percakapan. Perdebatan yang terjadi cukup panas dan memunculkan komentar yang saling menyinggung. Agar ketegangan tidak terus berlanjut, salah satu anggota kemudian dikeluarkan dari grup percakapan tersebut. Peristiwa inilah yang kemudian disalahartikan dan menjadi bahan unggahan di media sosial, yang menyebutkan bahwa anggota tersebut telah diberhentikan secara resmi oleh pihak Bamus Nagari.
Melihat kabar yang semakin menyebar, tim redaksi langsung mendatangi Kantor Nagari Kuranji Hulu untuk mendapatkan penjelasan yang akurat. Dihadapan awak media, Wali Nagari Kuranji Hulu, Salman Hardani, ST., Dt. Rajo Harimau, memberikan klarifikasi secara tegas dan terbuka.
“informasi yang beredar di media sosial bahwa ada anggota TP PKK yang diberhentikan oleh pihak Bamus itu sama sekali tidak benar. Yang terjadi hanyalah kesalahpahaman internal di dalam grup percakapan, dan demi meredam perdebatan yang memanas, salah satu anggota sementara dikeluarkan dari grup tersebut, bukan diberhentikan dari keanggotaan PKK. Tidak ada surat keputusan, tidak ada pemecatan resmi, dan pihak Bamus tidak pernah ikut campur dalam urusan keanggotaan PKK,” jelas Salman Hardani.
Ia juga menegaskan bahwa TP PKK Nagari Kuranji Hulu tetap berjalan sebagaimana mestinya dan seluruh program kerja tetap berjalan sesuai rencana. “Saya selaku Wali Nagari bertanggung jawab penuh atas kejelasan masalah ini. Saya berharap masyarakat tidak mudah percaya begitu saja pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita jaga kekompakan dan terus bekerja sama demi kemajuan Nagari Kuranji Hulu yang kita cintai ini,” tambahnya.
Kini, suasana di lingkungan TP PKK Nagari Kuranji Hulu perlahan kembali kondusif. Semua pihak berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar ke depannya setiap perbedaan pendapat dapat diselesaikan dengan musyawarah, bukan dengan cara yang dapat merusak nama baik organisasi maupun nagari.*(Jeki)
#Kuranji_Hulu #TP_PKK_Kuranji_Hulu #Klarifikasi_Viral #Sungai_Geringging #Salman_Hardani
