BREAKING

Jembatan Anduriang dan Sikabu Dibangun Kembali, Normalisasi Batang Anai Rp218 Miliar Segera Dimulai

Bupati Padang Pariaman bersama Andre Rosiade, Endarmy, jajaran (BWS) Sumatera V, BPJN Sumatera Barat, serta jajaran Ditjen Cipta Karya, jumat (21/8)

Lantera, Padang Pariaman — Kabar gembira kembali datang bagi masyarakat Padang Pariaman. Pemerintah Pusat telah memastikan pembangunan kembali Jembatan Anduriang yang roboh akibat banjir bandang November 2025, serta Jembatan Sikabu yang telah dua kali ambruk diterjang banjir. Selain itu, program normalisasi Sungai Batang Anai senilai Rp218 miliar juga siap dilaksanakan.

 

Kepastian ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat meninjau langsung lokasi Jembatan Anduriang di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Jumat (21/8/2026). Kunjungan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Endarmy, jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, serta jajaran Ditjen Cipta Karya. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, sejumlah kepala OPD, dan masyarakat setempat.

 


Jembatan Anduriang: Rp47 Miliar, Lelang Januari 2027

 

Andre Rosiade menyampaikan bahwa anggaran pembangunan Jembatan Anduriang sebesar Rp47 miliar telah masuk dalam pagu indikatif APBN. Proses lelang ditargetkan pada Januari 2027, sementara pekerjaan fisik dijadwalkan dimulai pada Februari 2027. Jembatan tersebut nantinya akan dibangun dengan panjang sekitar 140 meter menggunakan konstruksi rangka dengan dua bentang, masing-masing 70 meter.

 

"Pemerintah Pusat, Pemerintah Presiden Prabowo sudah menyiapkan anggaran untuk Jembatan Anduriang ini sebesar Rp47 miliar. Insyaallah Januari 2027 akan segera dilelang dan insyaallah akhir Februari 2027 pembangunan jembatannya dilaksanakan," ujar Andre.

 


Jembatan Sikabu: Rp47,5 Miliar, Mulai Oktober 2026

 

Selain Jembatan Anduriang, Andre juga membawa kabar baik terkait Jembatan Sikabu atau Jembatan Kayu Gadang di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung. Jembatan yang telah dua kali roboh akibat banjir — terakhir pada Mei 2023 — kini telah masuk dalam paket Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp47,5 miliar. Pekerjaan pembangunan ditargetkan mulai pada Oktober atau November 2026.

 

"Jembatan Sikabu yang diperjuangkan oleh Pak Bupati juga sudah dimasukkan dalam Inpres Jalan Daerah tahun 2026. Insyaallah tahun 2026 ini, mungkin Oktober atau November, sudah bisa dikerjakan pembangunannya," kata Andre.


 

Normalisasi Batang Anai: Rp218 Miliar, Mulai November 2026

 

Tak hanya jembatan, pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V juga menyiapkan program normalisasi Sungai Batang Anai, khususnya di kawasan Nagari Anduriang, dengan nilai anggaran sekitar Rp218 miliar. Program ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada November 2026.

 

Andre menjelaskan bahwa seluruh kemajuan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk perjuangan keras Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memenuhi berbagai persyaratan administrasi maupun teknis.

 

"Ini kabar baik yang diinformasikan atas perjuangan kita semua, terutama Pak Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis yang sudah bekerja keras memperjuangkan dan memenuhi seluruh syarat administrasi dan teknis, sehingga anggaran ini bisa diturunkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PU," ucapnya.


 

Bagian dari Komitmen Pemulihan Sumatera Barat Rp19 Triliun

 

Andre menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat. Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp19 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap mulai 2025 hingga 2028.

 

"Sekali lagi, inilah bentuk komitmen Presiden Prabowo yang sudah menyiapkan anggaran Rp19 triliun untuk dana rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Barat. Dana rehab rekon ini akan dicairkan secara bertahap dari 2025 sampai 2028," tegas Andre.


 

Bupati: Bangun yang Kokoh dan Tahan Banjir

 

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyambut baik kepastian dukungan anggaran tersebut. Beliau berharap Jembatan Anduriang senilai Rp47 miliar dapat dibangun kokoh dan sesuai kebutuhan masyarakat. Khusus untuk Jembatan Sikabu yang telah dua kali roboh, Bupati menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan aspek ketahanan terhadap bencana.

 

"Jembatan Sikabu itu sudah dua kali roboh. Mudah-mudahan pembangunan yang ketiga kali ini jembatan itu betul-betul kuat, kokoh, bertahan lama, dan bisa bertahan kalau terjadi banjir lagi. Begitu juga Jembatan Anduriang," kata John Kenedy Azis.

 

Dengan kepastian pembangunan Jembatan Anduriang, Jembatan Sikabu, serta program normalisasi Batang Anai, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap konektivitas masyarakat segera kembali pulih dan ketahanan infrastruktur terhadap bencana semakin kuat. Sinergi antar-pihak diharapkan mampu memastikan seluruh program berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.*(Afril)



#Jembatan_Anduriang #Jembatan_Sikabu #Normalisasi_Batang_Anai #Padang_Pariaman #Pemulihan_Bencana_Sumbar

Posting Komentar