BREAKING

APBD-P Padang Pariaman 2026 Membengkak Jadi Rp1,53 Triliun, Belanja Modal Naik 85%

Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., Bupati Padang Pariaman

Lantera, Pariaman — Anggaran Perubahan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 melonjak signifikan menjadi Rp1,53 triliun, naik hampir Rp100 miliar dari anggaran awal. Lonjakan terbesar terjadi pada belanja modal yang melonjak 85 persen, menunjukkan fokus pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah tahun berjalan. Nota Penjelasan Rancangan Perubahan APBD disampaikan langsung oleh Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (14/9/2026).

 

 

Pendapatan Daerah Bertambah Rp66,13 Miliar

 

Pendapatan daerah dalam rancangan perubahan ini meningkat dari Rp1.300,98 miliar menjadi Rp1.367,11 miliar atau naik sekitar Rp66,13 miliar. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp189,32 miliar menjadi Rp195,70 miliar, di mana pajak daerah bertambah dari Rp92,56 miliar menjadi Rp98,09 miliar. Sementara itu, pendapatan transfer juga naik dari Rp1.111 miliar menjadi Rp1.171 miliar, berkat peningkatan transfer dari pemerintah pusat.

 

 

 

Belanja Modal Melonjak 85 Persen, Jalan dan Irigasi Jadi Prioritas Utama

 

Poin paling mencolok dalam perubahan anggaran ini adalah lonjakan belanja modal dari Rp112,29 miliar menjadi Rp207,70 miliar — naik sekitar Rp95,41 miliar atau 85 persen. Peningkatan terbesar dialokasikan untuk jalan, jaringan, dan irigasi, yang melonjak dari Rp24,05 miliar menjadi Rp87,27 miliar. Belanja peralatan dan mesin juga naik dari Rp15,66 miliar menjadi Rp43,40 miliar. Sebaliknya, belanja operasi justru turun tipis, menunjukkan pemerintah daerah menggeser prioritas dari belanja rutin ke pembangunan fisik.

 

 

 

Defisit Rp171 Miliar Ditutup Melalui Pembiayaan Daerah

 

Dengan total pendapatan Rp1.367,11 miliar dan belanja Rp1.538,24 miliar, rancangan ini mencatat defisit sekitar Rp171,13 miliar. Defisit tersebut ditutup melalui pembiayaan daerah, sehingga anggaran tetap seimbang tanpa beban sisa lebih anggaran. Bupati John Kenedy Azis menegaskan perubahan ini disusun sebagai respons atas dinamika pembangunan yang berkembang sepanjang tahun, dengan tetap menjaga prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Selanjutnya, rancangan ini akan dibahas bersama DPRD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

 

 


 

#APBDPadangPariaman2026 #PerubahanAPBD #BelanjaModal #PembangunanInfrastruktur #JohnKenedyAzis #KeuanganDaerah

Posting Komentar