Demokrasi Hidup di SMKN 2 Pariaman! Empat Paslon Bertanding, Bawaslu Langsung Awasi
![]() |
| Pelaksanaan pemungutan suara OSIS di SMKN 2 Pariaman untuk masa bakti 2026/2027 |
Lantera, Pariaman — Suasana layaknya pemilu sungguhan terasa begitu nyata di lingkungan SMKN 2 Pariaman. Rabu, 16 September 2026, seluruh warga sekolah antusias menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Umum OSIS masa bakti 2026/2027 — bukti nyata demokrasi tumbuh sejak dini di sekolah ini.
Tak main-main, proses pemilihan ini langsung diawasi oleh Bawaslu Kota Pariaman. Sebanyak empat pasangan calon bersaing secara sehat:
- Paslon 1: Ibnu Farras Habibi & Aditia Revaldi
- Paslon 2: Rava Aldiano & M. Yunus
- Paslon 3: Raka Tri A.G.N & Muhammad Raziq
- Paslon 4: Hartika Sari Dewi & Fauzan Lufir Rahman
Kepala SMKN 2 Pariaman, Indra Jasman, secara resmi membuka kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pemilihan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang belajar demokrasi yang sesungguhnya.
"Pemilihan OSIS bukan sekadar memilih pengurus baru, tetapi juga memberikan pengalaman nyata tentang proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan. Kami berharap siswa dapat memahami bagaimana hak suara mereka berperan dalam menentukan masa depan organisasi sekolah," ujarnya.
Proses pemungutan suara berlangsung tertib dari pagi hingga siang, setiap siswa mencoblos di bilik suara yang disiapkan panitia. Kehadiran Bawaslu Kota Pariaman di bawah pimpinan Riswan, S.T., menjamin seluruh proses berjalan sesuai prinsip demokrasi yang sehat.
"Melalui pemilu OSIS ini, kami ingin menanamkan sejak dini nilai-nilai demokrasi yang sehat. Harapannya, siswa terbiasa berpartisipasi secara aktif, jujur, dan bertanggung jawab dalam setiap proses pemilihan," ungkap Riswan.
Sebelum hari pemilihan, keempat pasangan calon telah menjalani masa kampanye selama satu minggu untuk memperkenalkan visi dan misi. Antusiasme siswa sangat tinggi, banyak yang mengaku senang bisa merasakan langsung proses pemilihan seperti di masyarakat luas.
Kegiatan ini diharapkan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran politik dan sikap demokratis yang baik. Pemilu OSIS ini menjadi bukti bahwa pendidikan demokrasi bisa dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan sekolah.*(Jeki)
#Pemilu_OSIS #SMKN_2_Pariaman #Demokrasi_Di_Sekolah #Pariaman #Sumatera_Barat #Pendidikan_Demokrasi
