Empat Kali Digelar, Cangaan Metal Fest Dorong Pemuda Tetap Erat dengan Musik
![]() |
| Cangaan Metal Fest |
Lantera, Gresik - Keberlangsungan Cangaan Metal Fest hingga memasuki penyelenggaraan keempat dinilai menjadi gambaran konsistensi komunitas dalam menjaga ruang kreativitas dan persaudaraan. Pemerintah Kecamatan Ujungpangkah berharap kegiatan yang digerakkan pemuda tersebut dapat terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Berkenan dengan itu, Camat Ujungpangkah, Shofwan Hadi mengatakan, bahwa Cangaan Metal Fest menunjukkan idealisme para pencinta musik metal dalam mempertahankan identitas komunitas sekaligus menjaga persaudaraan. “Metalhead Brotherhood Cangaan merupakan bukti idealisme pecinta genre musik cadas yang tetap memegang teguh persaudaraan dan etika,” kata Shofwan. Menurutnya, keberadaan kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang pertemuan antar komunitas dari berbagai daerah. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya semakin berkembang dan tidak hanya berdampak pada komunitas musik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Semoga ke depan acara tambah berkembang, termasuk pada ekonomi setempat,” imbuhnya. Harapan tersebut mendapat perhatian dari Kepala Desa Cangaan, Fakhrur Rozi. Ia melihat keberlangsungan festival bukan sekadar soal mempertahankan agenda musik, melainkan juga menunjukkan adanya konsistensi pemuda dalam mengorganisasi diri melalui kegiatan kreatif. Menurutnya, Cangaan Metal Fest menjadi salah satu ruang yang mempertemukan pemuda Desa Cangaan dengan komunitas metal dari berbagai daerah. Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat kebersamaan di antara mereka. “Ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarkomunitas musik metal dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi upaya memperkuat kebersamaan pemuda Desa Cangaan dan membangun kekuatan jaringan luar,” ujar Fakhrur Rozi. Ia menilai konsistensi komunitas dalam menggelar Cangaan Metal Fest 4 secara berkala merupakan bentuk aktivitas kepemudaan yang patut dipertahankan. Apalagi, kegiatan tersebut memberi ruang bagi pemuda untuk berkarya sekaligus menjalankan aktivitas secara terorganisasi. “Tampaknya, konsistensi komunitas metal di Desa Cangaan menjadi salah satu bentuk aktivitas kepemudaan yang mampu mengorganisasi anggotanya dalam kegiatan kreatif,” katanya. Diketahui, Cangaan Metal Fest 4 digelar di Gedung Olahraga (GOR) Bin Thalib, Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Minggu (20/9). Mengusung tema “Perekat Satu Kesatuan”, kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Ratusan penonton hadir menyaksikan penampilan sejumlah band dari skena musik metal, di antaranya Opening, Fightout, Sanctuary, Hrs, Killer of God, Fraud, Fecalbation, hingga Death Vomit. Ketua Pelaksana Cangaan Metal Fest 4, MOh. Dzul Uluf, mengatakan penyelenggaraan Cangaan Metal Fest 4 merupakan bagian dari upaya komunitas menjaga keberlangsungan skena musik metal di daerah. Menurut Uluf, keberadaan Cangaan Metal Fest 4 tidak terlepas dari semangat anggota komunitas yang masih konsisten menghidupkan skena musik cadas di wilayah pantura. “Terima kasih kepada para Metalhead Brotherhood Cangaan yang masih giat mengangkat nama skena musik cadas di pantura,” tutur Dzul. Ia berharap Cangaan Metal Fest dapat terus menjadi agenda yang mempertemukan para pencinta musik metal sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya. Dengan dukungan Pemerintah Desa Cangaan, Karang Taruna Karya Mulia Desa Cangaan serta Pemuda Bleeddeath diharapkan tidak berhenti sebagai pertunjukan musik tahunan. Konsistensi kegiatan menjadi bagian dari upaya menjaga ruang kreatif pemuda sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas. “Cangaan Metal Fest telah berkembang menjadi salah satu agenda musik yang mempertemukan komunitas metal dari berbagai daerah,” papar Dzul.
#Cangaan_Metal_Fest #Musik_Metal_Gresik #Pemuda_Kreatif
