BREAKING

Melintasi Masa Lewat Lensa: “Padang; Dulu, Kini dan Nanti” Buka Dialog Identitas Kota di PPF 2026

Nanda Satria, S.IP, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat

Lantera, Padang — Bagaimana jika foto-foto yang kita lihat hari ini menjadi jendela bagi generasi mendatang untuk memahami siapa kita dan dari mana kita berasal? Pertanyaan ini menjadi titik tolak diskusi yang menyentuh hati dalam talkshow “Padang; Dulu, Kini dan Nanti”, salah satu rangkaian Padang Photo Festival (PPF) 2026 yang digelar di Taman Bermain, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (12/9/2026). Lebih dari sekadar membahas pembangunan fisik, acara ini mengajak masyarakat menengok kembali akar sejarah, budaya, dan identitas Kota Padang yang perlahan berubah seiring berjalannya waktu.

 

Tiga Narasumber Bahas Keseimbangan Antara Kemajuan dan Warisan

 

Diskusi yang berjalan hangat dan mendalam ini menghadirkan tiga pembicara yang memahami Kota Padang dari berbagai sisi: Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Nanda Satria, S.IP, Founder Padang Heritage Bayu Haryanto, ST., M.Si, serta Kepala UPTD Museum Adityawarman Dr. Tuti Alawiyah, S.E., S.Pd.I., MA. Seluruh pembicaraan dipandu oleh Uyung Hamdani, yang berhasil mengalirkan percakapan dari masa lalu hingga visi masa depan kota dengan lancar dan penuh makna.

 

Nanda Satria menegaskan bahwa kemajuan kota dan pelestarian sejarah bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari mata uang yang sama. Perubahan dan perkembangan memang tidak bisa dihindari, namun ia mengingatkan bahwa setiap langkah maju harus tetap berpijak pada nilai-nilai dan identitas yang telah melekat pada masyarakat Padang selama berabad-abad. Di sinilah peran fotografi menjadi sangat krusial — lensa seorang fotografer mampu merekam perubahan-perubahan kecil yang terjadi, menyimpannya sebagai bukti sejarah yang suatu hari nanti akan menjadi pegangan bagi anak cucu kita.

 

 

Lebih dari Sekadar Festival Foto: Ini Tentang Mencintai Kota Sendiri

 

Padang Photo Festival 2026 yang berlangsung sejak 6 Agustus hingga 13 September 2026 bukan hanya ajang pameran karya fotografi semata, melainkan sebuah perayaan atas keberagaman cerita Kota Padang. Berbagai kegiatan seperti Lomba Foto On The Spot, Lokakarya “Liku-Liku Padang”, pameran foto cerita, hingga talkshow ini dirangkai menjadi satu kesatuan yang utuh untuk membuka ruang kreativitas dan dialog masyarakat. Dukungan melalui dana Pokok Pikiran (Pokir) Nanda Satria menjadikan acara ini juga bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357, yang semakin memperkuat makna kebersamaan dan rasa memiliki terhadap kota ini.

 

Tema “Dulu, Kini dan Nanti” dipilih dengan tujuan agar kita tidak hanya melihat ke depan, tetapi juga menoleh ke belakang dan memahami masa kini. Melalui tema ini, PPF 2026 ingin menyampaikan pesan bahwa menjaga masa lalu bukan berarti menolak perubahan — justru dengan memahami siapa kita di masa lalu, kita akan lebih siap membentuk masa depan yang lebih baik tanpa kehilangan jati diri yang asli. Harapannya, kesadaran ini terus tumbuh di setiap warga Padang, sehingga kota ini tumbuh bukan hanya dalam fisiknya, tetapi juga dalam kekayaan budaya dan identitasnya.*(Afril)

 

 


 

#Padang_Photo_Festival #Padang_Dulu_Kini_Nanti #Identitas_Padang #Hari_Jadi_Padang_357

Posting Komentar