BREAKING

PPF Kembali Semarakkan Padang: Talkshow “Dulu, Kini dan Nanti” Ingatkan Pentingnya Jaga Identitas Kota

Nanda Satria, S.IP, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat

Lantera, Padang — Pembangunan fisik kota terus berpacu dengan waktu, namun di mana letak jati diri Kota Padang di tengah perubahan itu? Pertanyaan ini menjadi titik tolak perbincangan hangat dalam talkshow bertema “Padang; Dulu, Kini dan Nanti”, salah satu agenda utama Padang Photo Festival (PPF) 2026 yang digelar di Taman Bermain, Kelurahan Batang Arau, Padang Selatan, Sabtu (12/9/2026). Festival yang kini memasuki tahun kedua ini hadir bukan sekadar merayakan seni fotografi, melainkan mengajak seluruh warga untuk kembali menengok sejarah, memahami masa kini, dan merancang masa depan tanpa kehilangan akar budaya.


Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan melalui dana Pokok Pikiran (Pokir) Nanda Satria, S.IP, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, sebagai wujud komitmen menghadirkan ruang kreatif dan edukatif bagi masyarakat luas. PPF 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357, sehingga setiap kegiatannya terasa semakin dekat dan bermakna bagi seluruh warga kota.

 

 

 

Tiga Narasumber Bahas Keseimbangan Antara Kemajuan dan Warisan

 

Diskusi yang berjalan mendalam dan penuh makna ini menghadirkan tiga pembicara dengan latar belakang yang saling melengkapi: Nanda Satria, S.IP; Bayu Haryanto, ST., M.Si, Founder Padang Heritage; serta Dr. Tuti Alawiyah, S.E., S.Pd.I., MA, Kepala UPTD Museum Adityawarman. Seluruh percakapan dipandu dengan apik oleh Uyung Hamdani sebagai moderator.

 

Nanda Satria menegaskan bahwa kemajuan kota tidak boleh diukur semata dari gedung dan jalanan yang dibangun. Lebih dari itu, keberhasilan perkembangan kota juga terlihat dari bagaimana masyarakatnya tetap peduli dan menjaga sejarah, budaya, serta cerita-cerita yang telah lama membentuk karakter Kota Padang. Di sinilah peran fotografi menjadi sangat istimewa — lensa para fotografer mampu merekam setiap perubahan kecil, menyimpan jejak kehidupan masyarakat, dan mendokumentasikan kekayaan budaya agar tidak hilang ditelan zaman.

 

 

 

PPF 2026 Penuh Warna, Ratusan Karya Ikut Lomba Foto On The Spot

 

Padang Photo Festival 2026 berlangsung meriah sejak 6 Agustus hingga 13 September 2026, menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan. Mulai dari Lomba Foto On The Spot yang memikat ratusan peserta, Lokakarya “Liku-Liku Padang”, diskusi publik, hingga pameran foto cerita yang memukau pengunjung.

 

Pada malam penutupan, pengumuman pemenang Lomba Foto On The Spot menjadi momen yang paling ditunggu. Dari ratusan karya yang masuk, lima nama terbaik berhasil menonjol: Shabrina Mazaya meraih Juara 1, diikuti Rahmat Yusri (Juara 2), Maizal Chaniago (Juara 3), Adji Nugraha Tri Giantsa (Harapan 1), dan Deni Dahniel (Harapan 2). Prestasi ini membuktikan bahwa minat dan bakat fotografi di Kota Padang terus tumbuh pesat di kalangan anak muda maupun masyarakat umum.


 

Melalui tema “Padang; Dulu, Kini dan Nanti”, PPF tahun kedua ini menyampaikan pesan yang sederhana namun mendalam: Padang boleh terus tumbuh dan berubah mengikuti zaman, namun sejarah, identitas, dan cerita yang membentuk kota ini tetap harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat terus membuka ruang-ruang kreatif bagi masyarakat, sehingga fotografi tidak hanya menjadi karya seni yang indah dipandang, melainkan juga menjadi catatan perjalanan Kota Padang dari masa ke masa.

 

 


#Padang_Photo_Festival #Identitas_Kota_Padang #Nanda_Satria #Hari_Jadi_Padang_357

Posting Komentar