BREAKING

BUPATI JOHN KENEDY AZIS TEMUI BWS SUMATERA V — Bahas Penanganan Sungai & Progres Pascabencana Padang Pariaman

Bupati Padang Pariaman melakukan kunjungan kerja ke kantor balai wilayah sungai sumatera V di Padang


Lantera, Padang— Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V di Kota Padang, Senin (5/10/2026), untuk membahas berbagai persoalan sungai, penanganan pascabencana, serta progres program strategis pemerintah pusat yang berjalan di Kabupaten Padang Pariaman.

 

Kedatangan Bupati disambut langsung oleh Kepala BWS Sumatera V Reski Wahyudi beserta jajaran. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Kepala Dinas PUPR El Abdes, Kalaksa BPBD Emri Nurman, serta Kepala DLHPKPP Andri Satria Masri.

 

 

 

PROGRES PENANGANAN PASCABENCANA — SEJUMLAH PEKERJAAN CAPAI 100%!

 

Dalam paparannya, Reski Wahyudi menjelaskan bahwa penanganan pascabencana masih dalam masa transisi hingga Desember 2026. Tanggap darurat berlanjut hingga November, sedangkan rehabilitasi dan rekonstruksi ditargetkan mulai pelaksanaan fisik akhir November.

 

Pekerjaan tanggap darurat banjir 2025 — PROGRES 100%

 

- Penanganan Muaro Ulakan & Sungai Batang Ulakan

- Sungai Batang Mangau & Sungai Batang Anai

- Pengangkatan sedimentasi Saluran Primer Daerah Irigasi Anai

- Pembangunan 35 titik sumur bor dangkal

- Total anggaran: ± Rp15,5 miliar

 

REHABILITASI & REKONSTRUKSI — ANGGARAN RATUSAN MILIAR

 

- Rehabilitasi Bendung & Jaringan Irigasi Batang Anai — ± Rp82,38 miliar (sudah masuk tahap kontrak)

- Total pagu TA 2026: Rp430,125 miliar

- Inpres No. 2 Tahun 2025 — Peningkatan & rehabilitasi irigasi: ± Rp90,3 miliar

 

 

 

BUPATI JKA: BUTUH KEPASTIAN AGAR MASYARAKAT TIDAK BINGUNG

 

Bupati John Kenedy Azis menegaskan Padang Pariaman memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir dan longsor, sehingga informasi yang jelas sangat dibutuhkan masyarakat.

 

"Banyak pertanyaan dari masyarakat. Saya ingin tahu sejauh mana progres rehabilitasi dan kapan direalisasikan di lapangan."

 

Bupati juga menyoroti sungai-sungai strategis yang menjadi perhatian utama: Batang Anai, Muaro Batang Ulakan, Batang Tapakih, dan Batang Mangau. Khusus Batang Anai disebut sebagai induk banyak aliran sungai — perlu penanganan terukur dan dipercepat.


 

SINERGI DIPERKUAT — DATA TERBARU AKAN DITINDAKLANJUTI

 

Reski Wahyudi menyatakan kesiapan menerima data terbaru dari Pemkab Padang Pariaman terkait lokasi baru terdampak bencana, untuk segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme. Pertemuan ini diharapkan memperkuat sinergi sehingga penanganan sungai dan pascabencana segera bermanfaat nyata bagi masyarakat.

 

#Padang_Pariaman #BWS_Sumatera_V #John_Kenedy_Azis #Pasca_bencana

Posting Komentar