Sosialisasi Demokrasi dan Deklarasi Damai Menyongsong PILWANA 2026
![]() |
| Sosialisasi Pendidikan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif untuk Pilwana Badunsanak di Balai Baiak (doc. Afril) |
lantera.co.id, Balai Baiak Malai III Koto – Dalam rangka menyambut Pemilihan Wali Nagari atau yang lebih dikenal dengan sebutan PILWANA Serentak Tahun 2026 se-Kabupaten Padang Pariaman, Karang Taruna Harapan Bangsa bersama Panitia PILWANA Nagari Balai Baiak Malai III Koto menggelar kegiatan dengan mengusung semangat “Masyarakat dan Pemuda Cerdas Demokrasi, Aktif Mengawas, Bersama Mewujudkan Pilwana yang Jujur, Adil, Aman, dan Bermartabat”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aua Malintang, pada hari Rabu, 24 Juni 2026, serta turut dihadiri oleh perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Padang Pariaman.
Perlu dipahami bahwa PILWANA memang memiliki kedudukan serta mekanisme yang khas dan berbeda dengan pemilihan umum untuk pejabat daerah maupun nasional. Sebagai wujud nyata demokrasi di tingkat paling bawah, proses ini diselenggarakan dengan aturan yang disesuaikan dengan kearifan lokal, pemerintah daerah serta ketentuan pemerintahan nagari, sehingga tidak mengacu langsung pada peraturan pemilu yang dikelola oleh KPU.
Dengan demikian, mulai dari penyelenggara, dasar hukum, syarat calon, hingga sistem pendanaan dan cara penyelesaian perselisihan, semuanya memiliki pola tersendiri yang menjadi ciri khas otonomi nagari. Meski demikian, keterlibatan KPU dan BAWASLU dalam memberikan sosialisasi serta pendampingan tetap dimungkinkan secara hukum, hal ini bertujuan untuk memperkuat kualitas demokrasi tanpa mengubah kewenangan dan mekanisme yang telah ditetapkan di tingkat nagari.

Zhulfiqar Muchlisin Ketua Karang Taruna Harapan Bangsa Nagari Balai Baiak Malai III Koto (doc. Afril)
Zhulfiqar Muclisin selaku Ketua Karang Taruna Harapan Bangsa Nagari Balai Baiak Malai III Koto saat dihubungi awak media menyampaikan ungkapan syukur serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan rangkaian kegiatan Sosialisasi Demokrasi, Deklarasi Damai, hingga Pengawasan Partisipatif Masyarakat dan Pemuda dalam menyambut PILWANA tahun 2026 tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran serta seluruh elemen yang ada di nagari ini. Oleh sebab itu, ia menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya serta rasa bangga yang membuncah kepada semua pihak yang telah menjadi pilar utama terselenggaranya kegiatan tersebut.
Pertama, ucapan terima kasih ditujukan kepada KPU dan BAWASLU Kabupaten Padang Pariaman. “Terima kasih atas ilmu, pencerahan, dan komitmen menjaga marwah demokrasi. Kehadiran Bapak bukan sekadar mengisi materi, tapi menanamkan kesadaran bahwa suara kami, pemuda nagari, adalah penentu masa depan,” ujarnya.
Selanjutnya, penghargaan juga disampaikan kepada Pemerintah Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Badan Musyawarah Nagari (BAMUS), serta Panitia Penyelenggara PILWANA. Menurutnya, dukungan, penyediaan tempat, serta kepercayaan yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan nagari yang baik akan terwujud jika terjalin sinergi yang harmonis dengan kalangan pemuda.
Kemudian, Zhulfiqar juga menyampaikan rasa hormat kepada para calon Wali Nagari yang telah mengikuti proses tersebut. “Terima kasih atas semangat berkompetisi secara sehat, elegan, dan beradab. Deklarasi damai yang kita ikrarkan bersama adalah cermin bahwa PILWANA adalah pesta demokrasi, bukan ajang permusuhan,” tegasnya.
Tidak ketinggalan, ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Niniak Mamak, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta Bundo Kanduang yang selama ini senantiasa memberikan doa, restu, dan nasihat. Ia menyebutkan bahwa prinsip “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” yang dijaga dengan baik oleh mereka menjadi kompas moral bagi seluruh warga, terutama pemuda, dalam menjalankan proses demokrasi ini.
Terakhir, Zhulfiqar menyampaikan rasa bangga kepada seluruh pemuda‑pemudi dan masyarakat Nagari Balai Baiak Malai III Koto secara keseluruhan. “Kami bangga, terima kasih atas antusiasme, semangat, dan partisipasinya. Kitalah bukti bahwa pemuda nagari tidak apatis. Kita adalah garda terdepan penjaga demokrasi dan penangkal politik uang,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Menurutnya, terselenggaranya kegiatan ini membuktikan bahwa Nagari Balai Baiak Malai III Koto adalah wilayah yang telah dewasa dalam berdemokrasi, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai‑nilai adat dan agama. Hal ini semakin memotivasi Karang Taruna dan seluruh elemen pemuda untuk terus berperan sebagai agen perubahan yang positif bagi kemajuan nagari.
Zhulfiqar berharap seluruh warga untuk senantiasa menjaga bersama proses PILWANA 2026 agar berlangsung dengan jujur, adil, damai, dan tetap bermartabat. “Karena nagari yang kuat, lahir dari pemimpin yang dipilih dengan hati nurani yang bersih,” tutupnya.*(Afril)
#Pilwana_2026 #Karang_Taruna_Balai_Baiak
#Demokrasi_Nagari #KPU #BAWASLU #Kabupaten_Padang_Pariaman
