BREAKING

Klarifikasi Ketua Panitia: Tuduhan Mengampanyekan Salah Satu Calon Wali Nagari Tidak Berdasar

Dito Aprinaldi, Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari Malai V Suku Timur (doc. Red)

lantera.co.id, Malai Mudo – Seiring dengan berkembangnya narasi dan pemberitaan di sejumlah media, baik daring maupun cetak, yang mengangkat adanya surat gugatan dari Tim Kampanye sekaligus Calon Wali Nagari Nomor Urut 01, Ramandung, tertanggal 30 Juni 2026, Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Malai V Suku Timur, Dito Aprinaldi, akhirnya memberikan klarifikasi resmi di Sekretariat Panitia Pilwana Jumat (3/7/2026), setelah ia memenuhi panggilan Bamus Nagari Malai V Suku Timur serta bertujuan menghadirkan informasi yang berimbang, akurat, dan tidak menyesatkan masyarakat luas.

 

Adapun tuduhan yang dialamatkan kepadanya menyebutkan bahwa dirinya diduga ikut serta mengampanyekan Calon Wali Nagari Nomor Urut 03, Ramadan Asri, dalam sebuah acara pengajian atau yasinan kaum ibu. Namun, terkait hal tersebut, Dito dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang dilontarkan kepadanya.

 

“Terkait poin tuduhan yang dialamatkan kepada saya, bahwa Ketua Pilwana dituduh ikut serta mengampanyekan salah satu calon (Nomor Urut 03, Sdr. Ramadan Asri) dalam acara pengajian/yasinan kaum ibu, dengan ini ditegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ujar Dito Aprinaldi.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan kehadirannya dalam acara tersebut bukanlah untuk kepentingan pribadi maupun mendukung salah satu kontestan, melainkan semata-mata untuk melaksanakan tugas kedinasan. Sebab, undangan yang diterima berasal dari masyarakat setempat, sehingga kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab panitia dalam menjangkau seluruh lapisan warga.

 

“Saya meluruskan bahwa kehadiran saya dalam acara yasinan/pengajian ibu-ibu tersebut murni memenuhi undangan masyarakat setempat dan kapasitas saya hadir adalah dalam rangka menjalankan tugas sosialisasi Pilwana,” jelasnya.

 

Selain itu, Dito juga menegaskan bahwa isi penyampaian yang ia sampaikan di hadapan jemaah tidak mengandung unsur kampanye sedikit pun. Ia hanya menyampaikan pesan-pesan netral yang bertujuan agar proses pemilihan berjalan lancar sesuai aturan yang berlaku.

 

“Di dalam forum tersebut, saya SAMA SEKALI TIDAK melakukan orasi, ajakan, ataupun tindakan yang menguntungkan atau mengampanyekan calon Wali Nagari Nomor Urut 03. Tindakan yang saya lakukan sepenuhnya merupakan komitmen menyukseskan Pilwana, yaitu memberikan himbauan netral kepada seluruh jemaah/masyarakat yang hadir agar menggunakan hak pilihnya secara demokratis dan berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari Serentak tanggal 27 Juni 2026,” tegasnya.

 

Sebagai pimpinan penyelenggara, ia menambahkan bahwa dirinya selalu memegang teguh prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilihan yang demokratis. Oleh karena itu, upaya penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya dinilai dapat merusak suasana kondusif di tengah masyarakat.

 

“Sebagai ketua panitia, saya senantiasa memegang teguh pakta integritas dan asas pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Jurdil). Upaya-upaya penggiringan opini yang menyudutkan integritas panitia tanpa bukti otentik sangat disayangkan karena dapat mencederai kondusifitas demokrasi di Nagari Malai V Suku Timur,” imbuhnya.

 

Melalui pernyataan ini, panitia meminta dukungan dari seluruh pihak agar informasi yang tersebar tetap dapat dipertanggungjawabkan. Secara khusus, Dito meminta kepada rekan-rekan media yang telah memuat informasi dari draf gugatan tersebut untuk turut menayangkan klarifikasi ini secara seimbang sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

 

“Melalui klarifikasi ini, kami meminta kepada seluruh rekan media, baik cetak maupun daring, yang telah memuat informasi sepihak dari draf gugatan tersebut untuk dapat memuat hak jawab dan klarifikasi ini secara proporsional sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” katanya.

 

Di akhir penjelasannya, Dito juga mengajak seluruh warga Nagari Malai V Suku Timur untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak mudah terhasut oleh isu yang belum teruji kebenarannya. Ia berharap proses demokrasi di daerah itu dapat berlangsung dengan damai dan penuh tanggung jawab.

 

“Kami juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Nagari Malai V Suku Timur agar tetap tenang, menjaga silaturahmi, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu sepihak yang belum teruji kebenarannya. Mari kita kawal bersama proses demokrasi ini dengan damai dan kepala dingin,” pungkasnya.*(Redaksi).

#Klarifikasi_Pilwana_Malai_V_Suku_Timur

#Pemilihan_Wali_Nagari_Padang_Pariaman

#Proses_Demokrasi_Nagari

Posting Komentar