Bupati JKA Lantik Pejabat dan Kepala Sekolah, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Kedudukan
![]() |
| Bupati Padang Pariaman tengah melantik dan mengambil sumpah atau janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Sekolah, serta Pejabat Fungsional, Rabu (19/8 |
Lantera, Parit Malintang – Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah serta tanggung jawab yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata dan hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat beliau melantik dan mengambil sumpah atau janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Sekolah, serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (19/8/2026).
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah yang baru saja dilantik, Staf Ahli, Asisten, kepala perangkat daerah, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para camat, Direktur PDAM dan RSUD Padang Pariaman, serta para undangan lainnya.
Dalam kesempatan bersejarah itu, sebanyak 5 pejabat pimpinan tinggi pratama, 26 kepala SD, 6 kepala SMP, 1 kepala TK, dan 3 pejabat fungsional resmi dilantik untuk mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan daerah.
Kelima pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik adalah Zahirman, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Dinas Perhubungan; Khairul Nizam sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Indra Utama sebagai Kepala BKPSDM; Maizar sebagai Staf Ahli Bupati; serta Alfian sebagai Kepala Dinas Perikanan.
Bupati JKA menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik, sekaligus menekankan bahwa kepercayaan yang telah diberikan oleh pemerintah dan masyarakat harus dijawab dengan pengabdian tulus, integritas yang tinggi, serta kerja nyata yang bermanfaat.
“Jabatan ini bukan sekadar kegiatan administratif atau seremonial. Di balik jabatan yang diberikan terdapat kepercayaan, tanggung jawab, harapan, dan amanah yang besar,” tegas Bupati JKA di hadapan para hadirin.
Khusus kepada para kepala sekolah, Bupati meminta agar mampu menjadi pemimpin pembelajaran sekaligus teladan yang baik bagi guru, siswa, maupun masyarakat luas. Menurutnya, sekolah tidak hanya berkewajiban mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, akhlak, kedisiplinan, sopan santun, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik.
“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang hadir. Hadir untuk guru, hadir untuk siswa, hadir untuk orang tua, dan hadir untuk masyarakat. Jangan hanya berada di belakang meja, tetapi turun melihat langsung persoalan dan mencari solusinya,” ujar JKA.
Beliau juga mengingatkan agar setiap sekolah membangun lingkungan pendidikan yang disiplin, inovatif, ramah anak, bebas dari kekerasan dan perundungan, serta terus berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
“Kepada kepala sekolah, saya titipkan anak-anak Padang Pariaman. Didik mereka dengan ilmu dan keteladanan,” pesannya.
Sementara itu, kepada para pejabat pimpinan tinggi pratama, JKA meminta agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan dan birokrasi di perangkat daerah masing-masing. Kepala perangkat daerah harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program yang konkret, memiliki target yang jelas, terukur, cepat, responsif, dan berorientasi pada hasil yang nyata.
“Bekerjalah dengan target dan hasil yang jelas. Masyarakat tidak membutuhkan birokrasi yang hanya sibuk dengan aktivitas, tetapi membutuhkan hasil dan perubahan yang nyata,” tegasnya.
Kepada pejabat fungsional, Bupati meminta agar terus meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan profesionalitas sesuai bidang keahlian masing-masing. Dalam menjalankan amanah tersebut, JKA menekankan tiga prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh aparatur, yakni integritas, profesionalitas, dan loyalitas kepada kepentingan masyarakat serta daerah.
Beliau juga meminta seluruh perangkat daerah untuk memperkuat kolaborasi, karena persoalan masyarakat tidak mengenal batas kewenangan antar-organisasi perangkat daerah.
“Kita harus bergerak sebagai satu kesatuan, satu tim, dengan tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Padang Pariaman yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” katanya.
Enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Akan Segera Diisi
Pada kesempatan yang sama, Bupati JKA juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan segera diisi melalui proses seleksi yang transparan dan kompetitif. Terdapat enam jabatan pada enam perangkat daerah yang sedang dalam proses pengisian.
Untuk jabatan Inspektur, pengisian akan dilakukan melalui mekanisme job fit, sedangkan lima jabatan lainnya akan diisi melalui seleksi terbuka atau lelang jabatan, yaitu pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM, Dinas Sosial P3A, Dinas Kominfo, serta Asisten Daerah II.
“Saya membutuhkan saudara-saudara yang kompeten di bidangnya untuk mengisi jabatan tersebut. Saya tantang saudara-saudara yang merasa memiliki kompetensi, pengalaman, dan kemampuan untuk ikut dalam proses seleksi,” tegas JKA.
Bupati menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut harus menghasilkan pejabat yang benar-benar mampu bekerja, memahami persoalan di lapangan, serta mampu memberikan solusi yang tepat bagi masyarakat.
“Jangan melihat jabatan sebagai kedudukan, tetapi sebagai ladang pengabdian. Jabatan ada waktunya, tetapi kebaikan dan hasil pengabdian akan selalu dikenang masyarakat,” pungkas Bupati JKA.*(Afril)
#Padang_Pariaman #Bupati_John_Kenedy_Azis #Pelantikan_Pejabat #Pemerintah_Daerah #Pendidikan_Karakter
