BREAKING

Hidupkan Kembali Budaya Gotong Royong, Gelora Masbagas Jadi Inovasi Unggulan Batang Gasan

Gotong Royong Pemerintahan Kecamatan Batang Gasan bersama masyarakat di Tugu Perbatasan Padang Pariaman dan Agam rabu (3/7) (doc. Aljupri)

Lantera, Batang Gasan – Seiring meningkatnya kesibukan warga dan berkurangnya interaksi sosial, semangat gotong royong sebagai budaya luhur masyarakat mulai mengalami penurunan. Kondisi ini pun berdampak pada kebersihan lingkungan, kepedulian antarwarga, hingga partisipasi dalam pembangunan desa. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman menghadirkan inovasi unggulan bernama Gelora Masbagas atau Gerakan Lingkungan Gotong Royong Bersama Masyarakat Batang Gasan.

 

Inovasi ini dirancang khusus untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong secara terencana, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat di wilayah kecamatan. Adapun tujuan utamanya adalah menumbuhkan kembali semangat kebersamaan, mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan serta memperkuat solidaritas antarwarga.

 

Sasaran gerakan ini mencakup seluruh lapisan masyarakat mulai dari tingkat korong hingga nagari, meliputi perangkat nagari, lembaga kemasyarakatan, pemuda, kelompok PKK, tokoh masyarakat, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di wilayah setempat. Seluruh elemen ini diajak bergerak bersama membersihkan lingkungan rumah, kantor, sekolah, hingga tempat ibadah.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pun beragam, mulai dari gotong royong rutin setiap minggu atau bulanan, penataan lingkungan dan penghijauan, pembersihan saluran drainase, jalan raya, fasilitas umum, tempat ibadah, hingga penyelenggaraan edukasi tentang kebersihan dan pengelolaan sampah.

 

Dalam pelaksanaannya, gerakan ini berjalan melalui koordinasi erat antara Pemerintah Kecamatan bersama Forkopimca, koordinator dinas, kepala sekolah, pemerintah nagari, wali korong, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh unsur masyarakat lainnya sesuai jadwal yang telah disepakati bersama. Setiap kegiatan pun didokumentasikan dan dievaluasi secara berkala guna penyempurnaan program ke depannya.

Tugu perbatasan Agam dan Padang Pariaman

Berbagai manfaat pun mulai dirasakan, antara lain meningkatnya jumlah warga yang berpartisipasi, lingkungan yang menjadi lebih bersih, rapi, dan indah, berkurangnya titik penumpukan sampah serta saluran yang tersumbat, hingga terbentuknya budaya gotong royong yang mendarah daging kembali di tengah masyarakat.

 

Inovasi ini juga selaras dengan arahan Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Aziz, SH., MH., yang meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melahirkan inovasi yang nantinya diusulkan masuk dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Padang Pariaman.

 

Diharapkan ke depannya, semangat yang dibawa Gelora Masbagas dapat terus dilestarikan dan menjadi teladan bagi generasi muda untuk senantiasa berkontribusi bagi kampung halaman. Gerakan ini mengusung semangat “Bersih lingkungan, bersih rumah, bersih kantor, bersih sekolah, bersih masjid, serta jaga kebersamaan dan keamanan lingkungan”, yang juga sejalan dengan Asta Cita ke-8 untuk memperkuat keselarasan hidup dengan lingkungan, alam, budaya, serta toleransi antarumat beragama.


Penulis: Aljupri

Editor: AFRIL

 

 

#Gelora_Masbagas #Gotong_Royong #Batang_Gasan #Padang_Pariaman #Inovasi_Daerah #Lingkungan_Bersih #Budaya_Minang

Posting Komentar