BREAKING

Jalan Taikako-Silabu dan Jembatan Saibi Prioritas PUPR Mentawai, Pengawasan Dijaga Ketat

Brandus Donatus, S.S., S.T., Kadis PUPR menyampaikan progres pembangunan insfratruktur di Kepulauan Mentawai (doc. Sustri)

Lantera, Kepulauan Mentawai – Pembangunan ruas jalan Taikako menuju Silabu di Kecamatan Pagai Utara serta Jembatan Saibi menjadi dua proyek utama yang menjadi fokus perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini. Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas PUPR, Brandus Donatus, S.S., S.T., saat menerima kunjungan awak media Sanunsantara beserta perwakilan PPWI, pada Rabu, 15 Juli 2026.

 

Dalam penjelasannya, Brandus menyampaikan bahwa pembangunan jalan Taikako–Silabu kini sudah memasuki tahap pelaksanaan fisik di lapangan. Sementara itu, Jembatan Saibi yang sudah lama dinantikan masyarakat akan segera direalisasikan segera setelah seluruh persyaratan administrasi maupun teknis dipastikan lengkap dan memenuhi standar yang berlaku.

 

Selain kedua proyek unggulan tersebut, kegiatan rehabilitasi lingkungan Kantor Bupati masih berada pada tahap perencanaan, sedangkan kegiatan Karya Bakti justru sudah tuntas dilaksanakan menggunakan anggaran APBD tahun berjalan.

 

“Seluruh tahapan harus dilalui secara tertib sesuai aturan, agar hasil pembangunan nantinya berkualitas, tepat waktu, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan seluruh pelaksana pekerjaan untuk bekerja secara profesional, mematuhi kontrak serta spesifikasi teknis yang telah disepakati,” tegas Brandus.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap setiap proyek pembangunan infrastruktur tidak akan pernah dilepaskan, mulai dari tahap perencanaan hingga pekerjaan dinyatakan selesai sepenuhnya. Tugas dinasnya bukan hanya sekadar merencanakan dan melaksanakan pembangunan, melainkan juga mengawasi secara ketat administrasi kontrak, kualitas material, mutu konstruksi, keselamatan kerja, kemajuan fisik, hingga penggunaan anggaran. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh kegiatan berjalan efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Kami berharap kontraktor bekerja secara profesional, sesuai kompetensi dan aturan yang berlaku, sehingga hasilnya tepat waktu, bermutu, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Pengawasan ini kami lakukan agar keuangan daerah digunakan dengan tepat sasaran,” ujar Brandus.

 

Pemerintah daerah pun berharap pembangunan infrastruktur ini kelak dapat memperlancar akses antarwilayah, meningkatkan konektivitas, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kepulauan Mentawai secara berkelanjutan. Di sisi lain, peran media juga dinilai sangat penting sebagai kontrol sosial yang konstruktif. Melalui sinergi yang erat antara pemerintah, pelaksana proyek, masyarakat, dan media, diharapkan pembangunan di Kepulauan Mentawai dapat berjalan lebih optimal dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan bersama.*(sustri)


#Jalan_Taikako_Silabu_Jembatan_Saibi

#Pengawasan_Infrastruktur_Mentawai

#Pembangunan_Demi_Kesejahteraan_Masyarakat

Posting Komentar